Sinetron Vs Rokok Vs Youtube

Bagian 1 : Sinetron

Belum berapa menit lewat, salah satu stasiun tv menayangkan Sinetron Indonesia. Kira kira jam 3 kurang sampe jam 3 lebih sedikit menit hari ini 7 April 2008. Dan cerita sepenggal yg tersaji adalah sebagai berikut:

dimulai (saat saya iseng menontong, ceritanya sudah di tengah sinetron) dari 2 anak berseragam SD putih merah sedang terkagum kagum melihat ular berbisa yg dijual di emperan jalan. Dengan mendapat keyakinan bahwa ular itu sangat sangat berbisa, salah seorang anak membeli satu ekor ular berharga 100 ribu dalam bentuk 2 lembar 50 ribuan.

anda tahu mau diapakan ular tersebut?
scene berubah di rumah anak SD itu. mengambil kunci mobil bapak (atau mungkin omnya) secara diam diam, ular berbisa itu di masukkan ke dalam mobil.

tak berapa lama, scenario berlangsung ke point utamanya , saat bapa/om nya itu mnitipkan rumah ke anak SD tersebut dan bersama seorang anak perempuan lainnya langsung menuju mobil untuk dipakai jalan.

tanpa perlu orang bodoh untuk menduga apa yg bakal terjadi, seketika itu juga sang bapak dan anak perempuan itu di gigit ular yg sangat berbisa sampai mati ditempat.

dan bagian terbaiknya adalah:

anak SD tersebut datang dan setelah memastikan kedua target telah mati, dia langsung tertawa terbahak bahak karena usahanya berhasil

yap! berhasil MEMBUNUH orang tua.
dan yap! anak itu masih SD!
dan yap yap lagi! sinetron itu ditayangkan tanpa ada peringatan bahwa acara ini hanya layak dikonsumsi oleh orang yg sudah dewasa dan lebih mampu melihat pesan yg disampaikan daripada cara cara yg ditempuh dalam scenario didalam.

oh, iya.. ini bukan yg pertama kali ada adegan anak kecil melakukan perbuatan layaknya penjahat kaliber kakap

dan oh iya, sama sekali tidak diblokir oleh pemerintah.

Bagian 2 : Rokok

Di bungkus rokok yg ada di tangan saya sekarang terlihat jelas tulisan besar besar sebagai berikut,

Merokok Dapat Menyebabkan Kanker, Serangan Jantung, Impotensi dan Gangguan Kehamilan dan Janin

dan disudut bagian lainnya ada tertulis :
Tidak untuk dijual kepada orang yg belum dewasa.

Masalahnya, dilapangan masih banyak orang orang tua yg sering menyuruh anak anak yg masih kecil dgn iming iming uang ongkos untuk membeli rokok. Dan bukan barang baru lagi kalau melihat ada yg masih sekolah bercelana biru atau abu abu terlihat sedang ngebul ngebul.

Apa yg terjadi dengan peringatan tersebut? Yang adalah merupakan peraturan pemerintah sendiri untuk dicantumkan di tiap tiap bungkus rokok ?
Apakah pemerintah bersikap bahwa itu kembali ke tiap tiap individunya sendiri? Yang penting sudah diberi peringatan bahwa barang ini tidak bagus. Merusak. Racun.
Lah kalau benar demikian kenapa tidak sekaligus rokok (AKA racun) di tiadakan saja? Dilarang! Di blokir dari negri ini ?

Bagian 3 : Youtube

Saat satu conten telah dilaporkan oleh komunitasnya sebagai konten yg ditujukan bagi orang dewasa, maka saat ada user yg akan mengaksesnya, user tersebut diarahkan ke satu halaman berisi pernyataan berikut :

This video or group may contain content that is inappropriate for some users, as flagged by YouTube’s user community.
To view this video or group, please verify you are 18 or older by logging in or signing up.

artinya kira kira seperti ini:
Video yg anda saksikan hanya khusus buat orang dewasa atau yg sudah lebih dari 18 tahun keatas umurnya.

nah ini jelas jelas lebih terkonsep dgn menambahkan batasan umur. hanya saja batasan itu berlaku pada sebagian konten dari keseluruhan video yg ada. dan patut di ingat, bahwa SIAPA SAJA bisa memberikan flag kepada setiap video. jaadi secara begokata – nya, kalau ada yg gak setuju , silahkan galang dukungan sebagai bentuk adanya komunitas yg tidak mendukung video tersebut

oh iya, sama seperti point point lainnya, mungkin ada yg kurang memperhatikan bahwa di youtube sudah terpampang jelas peraturan peraturan bagaimana memposting satu konten. bisa dibaca di terms dan privacy nya

Pertanyaan:

Kenapa bagian 1 dan 2 tidak diblokir, hanya bagian 3 saja?
Bagian 1 jelas dipampang di televisi nasional
Bagian 2 jelas dijual bebas di pelosok negri
Bagian 3 hanya bagi mereka yg melek komputer dan internet dan bisa baca bahasa inggris

Sedang kalau di liat bagian mana yg paling spesifik persyratan aksesnya hanyalah bagian 3 yg memberikan nilai numerik universal untuk orang yg sudah dewasa!

Unsur kebebasan berpendapat dibarengin unsur kebebasan menjawab.
Kenapa Youtube di blokir? Kenapa pemerintah tidak menggalang dana 1 Trilyun untuk dihadiahkan ke 10 blogger indonesia yg menang secara kompetisi untuk memberikan laporan nyata dan fakta bahwa konten yg dianggap tidak layak itu menjadi benar benar tidak layak karena telah di counter secara khusus ?

Atau pemerintah terlalu terkukung di informasi bahwa internet lebih condong dipake untuk yg jelek jelek saja?

Ahh kacau nih, jadi binung dahh


About this entry